/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat1011.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat1011.gif), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */ /* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat1011.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat1011.gif), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Selasa, 20 Desember 2016

Rekonsiliasi bank



 REKONSILIASI BANK

    2.1  Pengertian Rekonsiliasi Bank
Rekonsiliasi bank adalah daftar transaksi dan jumlahnya yang menyebabkan saldo kas yang dilaporkan pada laporan bank berbeda dengan saldo kas pada pembukuan
perusahaan. Rekonsiliasi laporan bank berguna untuk mengecek ketelitian pencatatan dalam rekening kas dan catatan bank, selain itu untuk mengetahui penerimaan atau pengeluaran yang belum dicatat oleh perusahaan.
Pt. Doremi menyimpan dananya di Bank Dana Asia (BDA) cabang Jak-sel. Pada awal bulan Februari 2006, saat menerima rekening koran dari Bank Dana Asia, akuntan PT.Doremi melihat perbedaan antara saldo kas di bank menurut catatanya dengan saldo kas menurut rekening koran. Menurut catatannya, saldo kas pada akhir Januari 2006 adalah sebesar Rp 45.500.00, sedangkan menurut rekening koran Bank Dana Asia adalah sebesar Rp 54.400.000.
Setelah selusuri, akuntan perusahaan tersebut menemukan beberapa informasi tambahan yang terkait dengan perbedaan saldo tersebut, yaitu:
a.       Setoran kas ke bank tanggal 31 Jnauari 2006 sebesar Rp 15.200.000, belum dicatat oleh bank.
b.      Tagihan Pt.Doremi kepada Pt.KLM di Surabay sebesar Rp 9.600.000, yang dilakukan Bank Dana Asia telah berhasil dan Pt.Doremi belum mengetahui.
c.       Pendapatan bunga Bank sebesar Rp 1.200.000 belum dicatat Pt.Doremi
d.      Beban Administrasi Bnak sebesar Rp 300.000. belum dicatat Pt.Doremi
e.       Cek yang diterima Pt.Doremi pada tanggal 25 Januari yang lalu dari Pt.DingDong sebesar Rp 4.000.000. ternyata tidak ada dananya.
f.       Cek yang telah dikeluarkan Pt.Doremi pada akhir bulan Januari yang lalun sebesar Rp 13.600.000 ternyata oleh pemegangnya beluum dicairkan.
g.      Cek sebesar Rp 7.500.000 yang diterima Pt.Doremi dari Pt. Mifasol sebagai pembayaran piutang pada bulan Januari yang lalu, di catat oleh akuntan Pt.Doremi sebesar Rp 2.500.000
h.      Cek sebesar Rp 3.500.000 yang dikeluarkan oleh Pt. Doremi pada pertengahan bulan Januari yang lalu untuk membayar beban perbaikan kendaraan, oleh akuntan perusahaan dicatat sebesar Rp 2.500.000.
Berdasarkan data diatas, jika dibuat rekonsiliasi bank menghasilkan perhitungan seperti berikut ini:

Rekonsiliasi Bank
Saldo kas menurut perusahaan

45.500.000
Ditambah:


a. Penagihan piutang oleh Bank
9.600.000

b. Pendapatan bunga Bank
1.200.000

c. Kesalahn Pencatatan
5.000.000



15.800.000
Dikurangi:


a. Beban administrasi Bank
300.000

b. Cek kosong
4.000.000

c. Kesalahn Pencatatan
1.000.000



(5.300.000)



Saldo yang benar

56.000.000

Saldo kas menurut Bank

54.400.000
Di tambah:


a. Setoran dalam perjalanan
15.200.000



15.200.000



Dikurangi:


a. Cek Beredar
13.600.000



(13.600.000)



Saldo yang Benar

56.000.000

Dari kasus di atas, maka jurnal penyesuaian yang diperlukan adalah sebagai berikut:
a.       Mencatat penagihan piutang perusahaan yang dilakukan oleh bank:
Kas
9.600.000

Piutang

9.600.000

b.      Untuk mencatat penerimaan pendapatan dari simpanan giro di bank:
Kas
1.200.000

Piutang

1.200.000

c.       Koreksi atas kesalahan pencatatn penerimaan cek:
Kas
5.000.000

Piutang

5.000.000

d.      Mencari pembenanan beban administrasi bank:
Beban Administrasi
300.000

Kas

300.000

e.       Mencatat gagalnya pencairan cek akibat tidak ada dana:
Piutang
4.000.000

Kas

4.000.000

f.       Koreksi atas kesalahan pembayaran beban tertentu dengan cek:
Beban Perbaikan Kendaran
1000.000

Kas

1000.000

Jurnal Penutup



JURNAL PENUTUP
A. Pengertian
Jurnal Penutup adalah ayat jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk menutup rekening-rekening nominal/sementara. Akibat penutupan ini maka rekening–rekening ini pada awal periode akuntansi saldonya nol.
B. Jurnal Penutup
Terdapat 4 (empat) jurnal penutup yang harus dibuat yaitu:
  1. Menutup rekening Pendapatan
Rekening
Debet
Kredit
Pendapatan
Ikhtisar Rugi/Laba
xxx

xxx
2.    Menutup rekening Beban
Rekening
Debet
Kredit
Ikhtisar Rugi/Laba
Beban
xxx

xxx
3.    Menutup rekening Ikhtisar Rugi/Laba
Rekening
Debet
Kredit
Ikhtisar Rugi/Laba
Modal
xxx

xxx
4.    Menutup rekening Prive
Rekening
Debet
Kredit
Modal
Prive
xxx

xxx



C. Contoh
Berikut adalah data laporan Rugi laba suatu perusahaan:
Pendapatan…………………………………………………….
Beban telepon……………………………………………
Beban asuransi……………………………………………
Beban depresiasi……………………………………………
Beban gaji..……………………………………………………
Rp. 12.900.000,-
Rp. 1.000.000,-
Rp. 250.000,-
Rp. 9.000.000,-
Rp. 2.000.000,-
Jurnal penutup yang harus dibuat pada akhir periode akuntansi adalah sebagai berikut:
JURNAL PENUTUP
Rekening
Debet
Kredit
Menutup Pendapatan:
Pendapatan
Ikhtisar Rugi/Laba
12.900.000


12.900.000
Menutup Beban:
Ikhtisar Rugi/Laba
Beban telepon
Beban asuransi
Beban depresiasi
Beban gaji

12.250.000


1.000.000
250.000
9.000.000
2.000.000
Menutup Ikhtisar Rugi/Laba:
Ikhtisar Rugi/Laba
Modal

650.000


650.000