/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat1011.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat1011.gif), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */ /* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat1011.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-10/nat1011.gif), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Selasa, 20 Desember 2016

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Jasa



Perusahaan Jasa

Perusahaan Jasa (Service Company) merupakan  perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan jasa keahlian. Contoh perusahaan jasa seperti kantor akuntan publik, usaha salon, usaha bengkel, bank, asuransi, lembaga pendidikan, sekolah, universitas, klinik dokter, kantor notaris, perusahaan leasing, rumah sakit, usaha rental mobil, jasa pengurusan surat-surat, usaha jasa pengiriman,dan sebagainya.
Laporan Keuangan Perusahaan Jasa
Dalam menjalankan usahanya perusahaan jasa juga melakukan kegiatan transaksi dan juga memiliki laporan keuangan perusahaan jasa yang berbeda dengan laporan perusahaan dagang. Laporan keuangan dapat diidentifikasikan secara jelas dari informasi yang diperoleh oleh suatu perusahaan.

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

1. Laporan Laba/Rugi (Income Statement)
Laporan laba/rugi adalah laporan keuangan perusahaan jasa yang menunjukkan pendapatan dan beban dari suatu perusahaan dalam satu periode akuntansi. Laporan laba/rugi perusahaan disajikan dan memiliki berbagai unsur kinerja keuangan yang diperlukan bagi penyajian secara wajar. Bentuk laporan laba/rugi yang lazim digunakan ada dua, yaitu:
o    Bentuk Langsung (Single Step)
Dalam  bentuk ini, seluruh pendapatan dijumlahkan dan semua beban dijumlahkan. Dari selisih antara jumlah pendapatan dengan jumlah beban dapat diketahui besarnya laba atau rugi usaha.
LAPORAN LABA/RUGI PT. LINTASNESIAUNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014
Pendapatan Jasa


Rp. 28,000,000.00
Beban gaji

Rp. 10,000,000.00

Beban perjalanan dinas

Rp. 500,000.00

Beban iklan

Rp. 600,000.00

Beban telepon

Rp. 300,000.00

Beban listrik & air

Rp. 700,000.00

Beban perlengkapan kantor

Rp. 300,000.00

Beban sewa

Rp. 350,000.00

Beban penyusutan peralatan kantor

Rp. 400,000.00


Jumlah beban usaha

Rp. 13,150,000.00

Laba usaha

Rp. 14,850,000.00
·         Bentuk Bertahap (Multiple Step)
Dalam  bentuk ini, dalam laporan laba/rugi diadakan pengelompokan atas jenis pendapatan dan jenis beban. Di mana pendapatan dibedakan atas pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha, serta beban dibedakan pula atas beban usaha dan beban di luar usaha. Kemudian dari selisih pendapatan dan beban diperoleh laba atau rugi perusahaan.
LAPORAN LABA/RUGI PT. LINTASNESIAUNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014
Pendapatan Jasa


Rp. 28,000,000.00
Beban gaji

Rp. 10,000,000.00

Beban perjalanan dinas

Rp. 500,000.00

Beban iklan

Rp. 600,000.00

Beban telepon

Rp. 300,000.00

Beban listrik & air

Rp. 700,000.00

Beban perlengkapan kantor

Rp. 300,000.00

Beban sewa

Rp. 350,000.00

Beban penyusutan peralatan kantor

Rp. 400,000.00


Jumlah beban usaha

Rp. 13,150,000.00

Laba usaha

Rp. 14,850,000.00




Pendapatan dan beban di luar usaha



Pendapatan bunga

Rp 500,000.00

Beban kerusakan komputer

Rp 350,000.00





Laba diluar usaha


Rp. 150,000.00
Laba bersih


Rp. 13,500,000.00
2. Laporan Perubahan Modal (Capital Statement)
Laporan perubahan modal adalah laporan keuangan perusahaan jasa yang menunjukkan sebab-sebab adanya perubahan modal, dari modal awal sampai dengan modal akhir periode. Dalam laporan perubahan modal ditunjukkan dengan perhitungan antara modal pemilik awal periode ditambah laba bersih seperti yang tercantum dalam laporan laba/rugi, kemudian dikurangi dengan pengambilan pribadi pemilik (prive), sehingga diperoleh modal pemilik akhir periode.
LAPORAN PERUBAHAN MODAL PT. LINTASNESIAPER MARET 2014
No.Akun
Perkiraan Modal usaha (Awal)

Rp. 250,000,000.00

Laba usaha
Rp. 13,500,000.00     -


Prive Laba Usaha – Prive

Rp. 236,500,000.00     +

Modal usaha (Akhir)

Rp. 486,500,000.00
3. Neraca (Balance Sheet)
Neraca adalah laporan keuangan perusahaan jasa yang menunjukkan keadaan keuangan atau posisi keuangan suatu perusahaan pada akhir periode. Posisi keuangan yang dimaksud terdiri atas jumlah aktiva, kewajiban, dan modal. Dalam penyusunan neraca harus diurutkan sesuai dengan tingkat likuiditasnya atau tingkat kelancarannya. Rekening yang lancar harus didahulukan penyusunannya dan rekening yang kurang lancar disusun di bawahnya.Neraca dapat disusun dengan dua bentuk, yaitu bentuk stafel dan bentuk skontro.
o    Bentuk Laporan (Stafel)
Neraca yang disusun dalam bentuk stafel artinya neraca disajikan dengan harta atau aktiva di bagian atas dan kewajiban serta modal di bagian bawahnya. Neraca bentuk stafel sering disebut juga bentuk laporan/ vertikal.
NERACA PT LINTASNESIAPER 31 JANUARI 2014
No Akun
Perkiraan/ Akun
Debet
Kredit

Kas
Rp. 180,000,000.00


Piutang sewa crane
Rp. 15,000,000.00


Perlengkapan
Rp. 5,250,000.00


Inventaris kantor
Rp. 6,750,000.00


Akumulasi penyusutan inventaris kantor
Rp. 400,000.00


Peralatan berat
Rp. 60,000,000.00


Akumulasi penyusutan peralatan berat
Rp. 1,000,000.00


Sewa gedung dibayar di muka
Rp. 20,550,125.00


Utang usaha

Rp. 20,000,000.00

Modal

Rp. 250,000,000.00

Laba bulan berjalan

Rp. 16,150,125.00





Jumlah
Rp. 286,150,125.00
Rp. 286,150,125.00
o    Bentuk T (Skontro) atau Bentuk Rekening
Neraca yang disusun dalam bentuk T artinya penyajian harta atau aktiva di sebelah kiri, sedangkan kewajiban dan modal di sebelah kanan. Neraca bentuk skontro sering disebut juga bentuk sebelahmenyebelah.
NERACA PT LINTASNESIAPER 31 JANUARI 2014
No Akun
Perkiraan/ Akun
Jumlah
No akun
Perkiraan
Jumlah

Kas
Rp. 180,000,000.00

Utang usaha
Rp. 20,000,000.00

Piutang sewa crane
Rp. 15,000,000.00

-
-

Perlengkapan
Rp. 5,250,000.00

Modal
Rp. 250,000,000.00

Inventaris kantor
Rp. 6,750,000.00

Laba bulan berjalan
Rp. 16,150,125.00

Akumulasi penyusutan inventaris kantor
Rp. 400,000.00




Peralatan berat
Rp. 60,000,000.00




Akumulasi penyusutan peralatan berat
Rp. 1,000,000.00




Sewa gedung dibayar di muka
Rp. 20,550,125.00










Jumlah
Rp. 286,150,125.00

Jumlah
Rp. 286,150,125.00

2 komentar:

  1. Game Tangkas Kartu Micky Mouse Terbaik

    DEPOSIT PULSA TANPA POTONGAN

    s128agen.club

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus